biografi imam ibnu hajar Al asqolani dan benarkah kisah anak batu tersebut??

(foto dari depan makam syaikh ibnu hajar al asqolani
yang terletak di Al Abageyah, El Khalifa, Cairo Governote)

Beliau bernama asli syihabuddin abul fadl ahmad bin ali bin muhammad bin muhammad bin ali bin mahmud bin ahmad bin ahmad al kannani al asqolani, seorang imam al hafidz (ahli hadist) ahli sejarah yang agung, pengarang kitab fathul bari syarah shohih al bukhari dan kitab kitab lain yang penuh manfaat dan faedah 

شهاب الدين أبو الفضل أحمد بن علي بن محمد بن محمد بن علي بن محمود بن أحمد بن أحمد الكناني العسقلاني، الإمام الحافظ المؤرّخ الكبير، صاحب «فتح الباري بشرح صحيح البخاري» ، ...، وغير ذلك من المصنفات النافعة المفيدة القيّمة.

[شذرات الذهب في أخبار من ذهب، ج١ ص٧٤]

(Syadratut dzahab fi akhbari man dzahab juz 1 hal 74)

Beliau lahir pada tanggal 12 sya'ban pada tahun 773H di mesir, yang beliau wafat ketika beliau masih kecil, kemudian beliau di tanggung oleh zakiyuddin al khorubi,seorang pedagang besar, beliau hafal quran pada umur 9th، dan beliau cepat dan terampil dalam memahami fiqh dan nahwu pada waktu tsb, dan beliau juga belajar sangat lama pada ulama' besar pada zaman itu, seperti al bulkini, ibnul mulqin,al iraqi, izzuddin bin jamaah, DLL,dan beliau juga melakukan banyak perjalanan ke banyak negara demi mendapatkan ilmu dan mendengar dari guru guru beliau tsb maupun dari syaikh syaikh lainnya, dan beliau wafat pada akhir dzulhijjah tahun 852H

ولد في الثاني عشر من شعبان سنة ثلاث وسبعين وسبعمائة في مصر، ومات والده وهو حدث السن، فكفله زكي الدين الخروبي، وهو من كبار التجار، وما إن بلغ التاسعة حتى كان قد حفظ القرآن، وسرعان ما أجاد بسائط الفقه والنحو، ودرس مدة طويلة من الزمن على أعظم علماء عصره، من أمثال البلقيني، وابن الملقن، والعراقي، وعزّ الدين بن جماعة،.....وغيرهم. وقد رحل إلى عدد من البلاد في سبيل تحصيل العلم والسماع من العلماء المذكورين وسواهم من مشايخه.مات في أواخر ذي الحجة من سنة اثنتين وخمسين وثمانمائة 

[شذرات الذهب في أخبار من ذهب، ٧٥/١]

(Syadratut dzahab fi akhbari man dzahab juz 1 hal 75)

Al-Hafizh Ibnu Hajar mulai menulis pada usia 23 tahun, dan terus berlanjut sampai mendekati ajalnya. Karya-karya dia banyak diterima umat islam dan tersebar luas, semenjak dia masih hidup. Para raja dan Amir biasa saling memberikan hadiah dengan kitab-kitab Ibnu hajar. Menurut murid utamanya, yaitu imam As sakhawi, karya dia mencapai lebih dari 270 kitab. Kebanyakan karyanya berkaitan dengan pembahasan hadits, secara riwayat dan dirayat. Di antarakarya tulis Ibnu Hajar tersebut:

  • Fathul bari syarah shohih bukhari 
  • Ad-Durar al-Kaminah, kamus biografi tokoh-tokoh abad ke-8
  • Tahdzib At tadzhib
  • Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah, kamus biografi sahabat nabi.
  • bulugul marom min adillatil ahkam
  • Al-Isti'dad Liyaumil Mii'aad
  • nukhbatul fikar



Benarkah kisah batu yang tembus ditetesi air itu menjadi sebab beliau diberi julukan ibnu hajar (anak batu)??
Dan para sumber sumber (sejarah) telah berbeda pendapat terkait apakah ibnu hajar (kalau diterjemah dengan bahasa indo maka bermakna ANAK BATU) itu merupakan nama ataukah laqob/panggilan?? ..... iman as sakhowi (salah satu murid beliau) berkata bahwa nama hajar(kalau diterjemah ke indo maka bermakna batu) merupakan laqob (julukan) bagi kakeknya kakeknya kakeknya beliau yang bernama ahmad dan pendapat lain mengatakan juga bahwa hajar itu merupakan laqob(julukan) bagi ayahnya si ahmad

[Al jawahirud durar fi tarjamati syaikh ibnu hajar juz 1 hal 105]

وقد اختلفت المصادر في اعتبار «ابن حجر» لقباً أو اسماً قال الإمام السخاوي: «اخُتلف هل هو اسم أو لقب؟ فقيل: هو لقب لأحمد الأعلى في نسبه. وقيل: بل هو اسم لوالد أحمد المشار إليه»
[الجواهر والدرر في ترجمة شيخ الأسلام ابن حجر ج١ ص١٠٥]

Jadi berdasarkan ibarot diatas beliau diberi nama ibnu hajar itu karena buyut buyutnya beliau (yang bernama ahmad) itu berlaqob (dijuluki) hajar, bukan karena kisah dan hikayat batu yang berlubang ditetesi air tsb🙏
Oke  mari kita hadirkan pendapat lain terkait alasan beliau diberi nama ibnu hajar

وذهب ابن العماد، إلى أن ابن حجر نسبة إلى آل حجر «قوم تسكن الجنوب الآخر على بلاد الجريد.
[شذرات الذهب في أخبار من ذهب ج٩ ص٣٩٥]
artinya : "bnul imad berpendapat bahwa nama hajar dalam syaikh ibnu hajar al asqolani merupakan suatu nisbat ke keluarga hajar yakni suatu kaum yang tinggal di bagian selatan negara geried (yang mana sekarang bernama tunisia)"
[(Syadratut dzahab fi akhbari man dzahab juz 9 hal 395]

                                            (foto dari dalam makam imam ibnu hajar Al asqolani)                                                                       
Terus ada yang sebagian yang juga menganggap bahwa kisah itu terjadi pada syaikh ibnu hajar al haitami (pengarang tuhfatul muhtaj)....oke mari kita lihat pendapat ulama' bahwa apakah benar beliau ibnu hajar al haitami diberi julukan ibnu hajar karena hikayat batu tsb..

شهاب الدّين أبو العبّاس أحمد بن محمد بن محمد بن علي بن حجر - نسبة على ما قبل إلى جدّ من أجداده كان ملازما للصمت فشبّه بالحجر
[شذرات الذهب في أخبار من ذهب، ٥٤١/١٠]

Beliau bernama syihabuddin abul abbas ahmad bin muhammad bin muhammad bin ali bin hajar, beliau (ibnu hajar al haitami) dinisbatkan kepada nama kakek buyutnya (hajar) karena kakek buyut beliau tsb orangnya pendiam dan sering diam hingga diserupakan dengan batu, makanya kakek buyut beliau dijuluki dengan hajar (batu)
[(Syadratut dzahab fi akhbari man dzahab juz 10 hal 541]

jadi imam ibnu hajar alhaitami diberi laqob ibnu hajar (anak batu) bukan karena disebabkan beliau kisah batu yang berlubang karena air tersebut......
wallahu a'lam bis showab

Related Posts:

Benarkah qosidah burdah mengandung kesyirikan??

Menjawab dusta kesyirikan qosidah burdah

Coba perhatikan video dibawah ini

mungkin setelah melihat video tersebut kita akan langsung percaya bahwa syair burdah berlebihan dalam memuji nabi (ghuluw) bahkan bisa menyebabkan syirik penyebab prespektif syirik dalam qosidah burdah tsb tidak lain dan tidak bukan timbul karena pemahaman yang terlalu tekstual dalam memahami sesuatu...dan memotong bait yang berhubungan (bait yang dipotong yakni ولن يضيق رسول الله جاهك بي # إذا الكريم تحلى بإسم منتقم) menjadi sepenggal sepenggal sebagaimana dalam video diatas

-karena itu saya akan menjelaskan dengan sedikit ilmu yang saya miliki bahwa anggapan (video diatas) adalah salah, adapun bait qosidah burdah yang dianggap kemusyrikan ialah yang berbunyi

- يا أكرم الخلق مالي من ألوذ به # سواك عند حلول الحادث العمم
(( ولن يضيق رسول الله جاهك بي # إذا الكريم تحلى بإسم منتقم)) (dipotong didalam video)
- فإن من جودك الدنيا وضرتها # ومن علومك علم اللوح والقلم
Jika kita terlalu tekstual maka memang akan muncul anggapan bahwa bait tsb mengandung kesyirikan
Karena jika kita artikan secara tekstual maka artinya akan seperti berikut
" wahai paling mulianya makhluk (rasulullah) tidak ada pelindung bagiku ketika terjadinya musibah yang merata kecuali kepadamu" ❌ (mereka mengganggap imam bushiri terlalu berlebihan dalam memuji nabi saw.)
Dan mereka memotong bait berikut ini
"Dan tidak akan menjadi sempit keagungan rasulullah disebabkan diriku, tak kala dzat yang maha mulia bersifat dengan sifat penyiksa" ✅
"Maka sungguh diantara pemberianmu ialah dunia dan akhirat dan dan diantara ilmumu ialah ilmu lauh mahfudz dan qalam pena" ❌ (mereka mengganggap imam bushiri terlalu berlebihan dalam memuji nabi saw.)
- Penjelasan bait pertama saya nukilkan dari kitab hasiyah bajuri alal burdah hal 79 terbitan al haramain
وقوله عند حلول الحادث العمم أي عند نزول الحادث العمم ي الشامل لجميع الخلق والمراد بذالك الحادث هول يوم القيامة فإن كل من الرسل يقول حينئذ نفسي نفسي ويخبر بأن الله غضب اليوم غضبا لم يغضب مثله قبله ولا يغضب مثله بعده والنبي صلى الله عليه وسلم يقول أمتي أمتي....
Dan adapun ladafdz qosidah yang berbunyi عند حلول الحادث العمم yakni berarti "ketika turunya musibah yang merata kepada seluruh makhluk" dan maksud musibah merata tsb yakni peristiwa kengerian hari kiamat (dan hal ini masuk akal, karena kiamat memang terjadi merata bagi seluruh makhluk jin dan manusia dari masa awal sampai akhir zaman) karena sesungguhnya semua dari para rasul ketika kengerian hari kiamat terjadi mereka berkata "aduhai jiwaku, aduhai jiwaku" (mengkhawatirkan diri sendiri) dan para rasul juga memberitahukan bahwa Allah telah murka dengan kemurkaan yang tidak pernah terjadi sebelumnya seperti yang sekarang maupun sesudahnya, tetapi rasul saw malah bersabda seraya berbelas kasihan "aduhau umatku, aduhai umatku".....
Maka arti yang tepat dari bait
يا أكرم الخلق مالي من ألوذ به # سواك عند حلول الحادث العمم
Adalah "wahai paling mulianya makhluk tidak ada tempat berlindung bagiku kecuali kepadamu ketika terjadinya kengerian hari kiamat"✅
Dan arti tsb sangat tepat karena bersesuain dan bersambung dengan bait berikutnya
ولن يضيق رسول الله جاهك بي # إذا الكريم تحلى بإسم منتقم
"Dan tidak akan menjadi sempit keagungan rasulullah disebabkan (menolong) diriku (yang penuh maksiat), tat kala dzat yang maha mulia bersifat dengan sifat penyiksa" ✅
- penjelasan bait ketiga saya nukilkan dikitab yang sama di hal 81
...وفي كلامه تقدير مضاف أي خير الدنيا وضرتها التي هي الأخرة فمن خير الدنيا هدايته صالى الله عليه وسلم ومن خير الأخرة شفاعته صلى الله عليه وسلم...
Dan di dalam perkataannya imam bushiri (bait) yakni mengira ngira mudhof (jadi ada mudhof [kalimat] yang dibuang karena menyesuaikan dengan syiiran atau demi ringkasnya kalam) dan kalimat yang dibuat itu adalah خير (kebaikan).. jadi yang dimaksud adalah kebaikan dunia dan kebaikan akhirat,...dan diantara kebaikan dunia ialah petunjuk/hidayahnya rasul saw. Dan diantara kebaikan akhirat ialah syafaat rasulullah di hari kiamat
Jadi arti yang benar dari bait
فإن من جودك الدنيا وضرتها # ومن علومك علم اللوح والقلم
"Maka sungguh diantara pemberianmu mu ialah [Kebaikan] dunia (yakni hidayah) dan [kebaikan] [akhirat] (yakni syafaat), dan diantara ilmumu ialah ilmu lauh mahfudz dan qalam pena" ✅
Lohh lohh lantas lafadz ومن علومك علم اللوح والقلم apa tidak dianggap berlebihan dalam memuji rasul, padahal yang mengetahui urusan lauh mahfudz dan pena hanya Alalh??
Jawabannya tidak dan lafadz tsb benar dan tidak ada unsur kesyirikan didalamnya,...karena memang rasul saw. Telah mengetahui sebagian atau bahkan seluruh ilmu lauh mauhfudz ...hal tsb sebagaimana diterangkan di kitab di al umdah fi syarhil burdah hal 669
ووجه كون "علم اللوح والقلم من بعض علومه صلى الله عليه وسلم أن الله تعلى أطلعه ليلة الإسراء على جميع ما في اللوح المحفوظ، وزاده علوما أخر،كالأسرار المتعلقة بذاته سبحانه وتعالى وصفته
Dan adapun adanya ilmu lauh mahfudz merupakan sebagian dari ilmunya rasulullah saw. Dikarenakan bahwa Allah swt. Menampakkan padanya di malam lailatul isra' atas semua yang terdapat di lauh mahfudz dan Allah juga menambahkankan rasul ilmu lain, yakni rahasia rahasia yang berhubungan dengan eksistensi Allah swt
Dan sebagian ulama lain ada yang berdalil
Dengan hadits riwayat ahmad no. 21361
قَالَ أَبُو ذَرٍّ: "لَقَدْ تَرَكَنَا مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَمَا يُحَرِّكُ طَائِرٌ جَنَاحَيْهِ فِي السَّمَاءِ إِلَّا أَذْكَرَنَا مِنْهُ عِلْمًا "
Abu Dzar berkata "sungguh, Muhammad saw. telah meninggalkan Kita, dan tiada burung yang mengepakkan sayapnya di udara kecuali beliau telah menyebutkan kepada Kami akan ilmunya

dan hal terpenting yang perlu di ingat, bahwasannya ilmu rasulullah saw. jelas berbeda dengan ilmu allah. karena ilmu allah tidak tidak terbatas, dan tidak terbatas pada lauhul mahfudz saja
Maka pemahaman yang tepat dari bait yang dianggap syirik oleh wahhabi padahal nyatanya tidak, sebagaimana yang telah saya jelaskan panjang lebar diatas
adalah sebagai berikut
يا أكرم الخلق مالي من ألوذ به # سواك عند حلول الحادث العمم
ولن يضيق رسول الله جاهك بي # إذا الكريم تحلى بإسم منتقم
فإن من جودك الدنيا وضرتها # ومن علومك علم اللوح والقلم
"wahai paling mulianya makhluk tidak ada tempat berlindung bagiku kecuali kepadamu ketika terjadinya kengerian hari kiamat "✅
"Dan tidak akan menjadi sempit keagungan rasulullah disebabkan (menolong) diriku (yang penuh maksiat), tat kala dzat yang maha mulia bersifat dengan sifat penyiksa" ✅
"Maka sungguh diantara pemberianmu mu ialah[Kebaikan] dunia (yakni hidayah) dan [kebaikan] [akhirat] (yakni syafaat), dan diantara ilmumu ialah ilmu lauh mahfudz dan qalam pena" ✅
Sekian wallahu a'la wa a'lam🙏

Related Posts:

Ziarah Makam Imam Al Laits bin saad serta mengenang biografi singkat beliau

Banyak Masyarakat umat Islam bahkan sebagian Pelajar yang tidak mengenal dan mengetahui sosok beliau, padahal beliau adalah termasuk salah satu diantara 13 para imam mujtahid mutlak yang mempunyai madzhab tersendiri, namun sayang madzhab beliau telah tidak ada dan tinggal Warisan keilmuan beliau

Oleh karena itu mari kita sejenak berziarah sekaligus membaca kembali sejarah dan biografi imam al laits, karena beliau termasuk ulama' yang mempunyai banyak ilmu dan juga suri tauladan yang patut kita contoh dan tiru




Penampakan dari Luar makam imam al laits ibnu saad yang mana makam beliau berada di dalam masjidyang terletak Al Abageyah, El Khalifa, Kairo 4251030 sekitar 500 M dari Maqbaroh imam as syafii

Beliau bernama al laits ibnu saad bin abdur rahman alfakhmi yang diberi kunyah abul haris dan dijululi al misri, lahir pada hari jukat 14 sya'ban 94H di desa bernama qalqasandah
[Al imam al lats ibnu saad، biografi singkatnya dan warisan fiqhnya hal 18-17] 

الليث بنُ سَعْدِ بنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الفَهْمِيُّ المكنى بأبي الحارث الملقب بالمصري ولد الليث في شعبان عام ٩٤ ه على ما روى عن نفسه أنه (ولد في شعبان سنة أربع وتسعين) ويحدد بعض المؤرحين.... إنه ولد يوم الجمعة الرابع عشر من شهر شعبان وقد ولد الليث بِقَلقَشَنْدَة
[الإمام الليث إبن سعد لمحات من حياته وشذرات من فقهه ص١٧-١٨] 

Beliau merupakan seorang yang ahli fiqh, fasih dan menguasai bahasa arab, pro dalam quran dan nahwu, dan banyak menghafal hadist (bahkan menjadi perawi hadits) dan syiir dan bagus dalam memberi nasehat
[Siyar a'lam an nubala' juz 8 hal 147] 
كَانَ اللَّيْثُ فَقِيْهَ البَدَنِ، عَرَبِيَّ اللِّسَانِ،يُحْسِنُ القُرْآنَ وَالنَّحْوَ، وَيَحفَظُ الحَدِيْثَ وَالشِّعْرَ، حَسَنَ المُذَاكَرَةِ.
[سير أعلام النبلاء ط الرسالة، ١٤٧/٨]
Beliau juga terkenal dengan sifat wara', cerdas, lembut hati dan sangat dermawan
Namun diantara sifat tsb beliau lebih terkenal dengan sifatnya yang Ahli mujtahid (imam madzhab) dan kedermawanan beliau, diantara bukti sejarah kedermawanan beliau banyak terekam dalam kitab kitab para ulama' diantaranya terdapat dalam kitab siyar a'lam an nubala', sebagaimana ibarot dan keterangan berikut

كَانَ دَخْلُ اللَّيْثِ بنِ سَعْدٍ فِي كُلِّ سَنَةٍ ثَمَانِيْنَ أَلْفَ دِيْنَارٍ، مَا أَوْجَبَ اللهُ عَلَيْهِ زَكَاةَ دِرْهَمٍ قَطُّ
[سير أعلام النبلاء ط الرسالة، ١٥٢/٨] 
Pendapatan beliau dalam setahun itu 80 ribu dinar (emas) dan ia tidak pernah mendapatkan kewajiban membayar zakat sepersepun (karena uang beliau habis untuk disedekahkan pada umat)
[Siyar a'lam an nubala' juz 8 hal 152] 

beliau merupakan ulama' yang kaya raya namun sangat senang bersedakoh bahkan beliau setiap harinya selalu bersedaqoh pada 300 orang miskin, sebagaimana keterangan imam ad dzahabi dalam kitabnya siyar a'lam an nubala'
كَانَ اللَّيْثُ يَرْكَبُ فِي جَمِيْعِ الصَّلَوَاتِ إِلَى الجَامِعِ، وَيَتَصَدَّقُ كُلَّ يَوْمٍ عَلَى ثَلاَثِ مائَةِ مِسْكِيْنٍ
[سير أعلام النبلاء ط الرسالة، ١٥٨/٨]
Imam al laits selalu menunggangi kendaraan ke masjid untuk sholat 5 waktu, dan ia bersedekah setiap harinya pada 300 orang miskin 
[Siyar a'lam an nubala' juz 8 hal 158] 

Keilmuan beliau juga tidak diragukan lagi dan juga diakui oleh para ulama dan imam madzhab lain bahkan beliau dipuji oleh imam syafii dengan pernyataan beliau 
الليث أفْقَهُ مِنْ مَالِكٍ إِلاَّ أَنَّ أَصْحَابَه لَمْ يَقُوْمُوا بِهِ 
[سير أعلام النبلاء ط الرسالة ,8/156] 
Imam al laits itu lebih ahli fiqh daripada imam malik, namun sayangnya pengikut beliau tidak melestarikan madzhab beliau
[Siyar a'lam an nubala' juz 8 hal 156] 

ودع الليث دنيانا في يوم الجمعة ليلة النصف من شعبان سنة خمس وسبعين ومائة
[الإمام الليث إبن سعد لمحات من حياته وشذرات من فقهه ص٧١] 
Dan Beliau wafat pada hari jumat malam 15 sya'ban tahun 175H
[Al imam al lats ibnu saad، biografi singkatnya dan warisan fiqhnya hal 71





penampakan dan foto maqbaroh beliau dari dekat

Related Posts: